Perkara

Anda Bertanya Kami Menjawab

Melihat pentingnya memberikan informasi terbaik kepada Publik, terutama menyoroti berbagai permasalahan yang terjadi di Masyarakat. 

Untuk itu, penting bagi kami membantu memberikan pengetahuan mengenai hukum di Indonesia dan menjawab berbagai pertanyaan terkait permasalahan hukum yang dihadapai sehari-hari seperti, sengketa waris, sengketa kepemilikan tanah, sengketa jual beli, sertifikat ganda, penguasaan tanah tanpa hak, hak asuh anak, harta gono gini dan masih banyak lagi pembahasan lainnya.

01.

Perkara Perdata

Seperti, Sengketa, Hutang Piutang, Tanah, dan sebagainya

02.

Perkara Pidana

Berbagai Kasus Pidana

03.

Konsultasi Hukum

Melayani masyarakat Indonesia konsultasi seputar permasalahan Hukum

04.

Perkara Perceraian

Melayani pihak tergugat dan penggugat terkait permasalahan perceraian

05.

Perkara PTUN

Melayani permasalahan pertanahan, kepegawaian, perizinan, lingkungan hidup, tender atau barang jasa, badan hukum atau partai politik dan lain sebagainnya

06.

Lainnya

Dan Perkara-perkara lainnya

01.

Perkara Perdata

Perkara perdata adalah perkara mengenai perselisihan hubungan antara perseorangan (subjek hukum) yang satu dengan perseorangan (subjek hukum) yang lain mengenai hak dan kewajiban/perintah dan larangan dalam lapangan keperdataan

02.

Perkara Pidana

Yang dimaksud dengan upaya hukum perkara pidana ialah suatu usaha setiap pribadi atau badan hukum yang merasa dirugikan haknya atau atas kepentingannya untuk memperoleh keadilan dan perlindungan atau kepastian hukum, menurut cara-cara yang ditetapkan dalam undang-undang, yang isinya menunjukkan peristiwa pidana

03.

Konsultasi Hukum

Konsultasi Hukum adalah pelayanan jasa hukum berupa nasihat, penjelasan, informasi atau petunjuk kepada anggota masyarakat yang mempunyai permasalahan hukum, untuk memecahkan masalah yang diihadapinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku

04.

Perkara Perceraian

Alasan apa saja istri bisa menggugat cerai suami?
Berdasarkan UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974, alasa-alasan yang diperbolehkan suami atau istri mengajukan perceraian ke Pengadilan adalah sebagai berikut: Salah satu pihak (suami atau istri) melakukan perbuatan zina, atau menjadi penjudi, atau menjadi pemabuk, pemadat, atau hal lainnya yang sukar untuk disembuhkan.

05.

Perkara Korupsi

Korupsi atau rasuah atau mencuri (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok, mencuri, maling) adalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar

Kirim Pesan
Hallo, Permasalahan Hukum Apa yang Ingin Anda Konsultasikan?